Ranting-Ranting Pepohonan Al-Qaidah

PANTAI Laut Arab itu melahirkan sebuah negara bernama Yaman, yang berpenduduk 20 juta orang. Tanah ini juga subur dengan pertumbuhan kelompok garis keras. Syahdan, Hedramaut adalah sebuah kawasan yang dikenal sebagai tempat pusat madrasah, kawasan pesantren yang juga dikenal sebagai tempat kelahiran Muhammad Ladin, ayah kandung Usamah bin Ladin. Konon, banyak yang menganggap daerah ini suatu hari bisa menjadi tempat alternatif bagi persembunyian Usamah. Caranya? Usamah disebut-sebut mendukung pelbagai kelompok radikal yang berkembang subur di Yaman. Berikut profil beberapa kelompok radikal tersebut.

* Aden-Abyan Islamic Army

Aden dan Abyan adalah wilayah yang terletak di pantai Laut Arab, Yaman. Kawasan keras yang banyak ditumbuhi pohon Kurma ini telah melahirkan kelompok militan yang paling ditakuti di Yaman: Aden-Abyan Islamic Army. Kelompok militan yang didirikan Zein Abidin Almehdar pada tahun 1996 ini diperkirakan memiliki 500 pengikut setia.

“Debut” Aden-Abyan Islamic Army dimulai Desember 1998, saat mereka menculik 16 turis asing. Selama dua minggu, empat sandera mati di tangan kelompok penculik. Dalam sebuah penyergapan berdarah, pasukan militer Yaman berhasil membebaskan sisa sandera. Dua penculik tewas di tempat. Zein Abidin, sang pemimpin komplotan, serta belasan pengikutnya bisa diringkus. Pada Oktober 1999, pemerintah Yaman mengeksekusi Zein Abidin. Tokoh berusia 47 tahun itu tewas di depan regu tembak dengan dada menganga.

Toh, kematian sang pemimpin tak membuat kelompok ini jeri. Ahmad al-Juhri, 45 tahun, meneruskan gerakan pendahulunya. Pada Oktober 2000, dengan dukungan Al-Qaidah, Aden-Abyan Islamic Army melakukan aksi pengeboman kapal perang Amerika, USS Cole, yang tengah berlabuh sandar di Pelabuhan Aden, Yaman. Serangan yang menggunakan sekoci bermuatan seratus kilo TNT (trinitro toluena) itu menewaskan 17 pelaut Amerika. Belakangan, pemerintah Yaman menangkap Ahmad al-Adhal dan Muhamad Amin sebagai tersangka pengeboman USS Cole. “Bila terbukti, kami akan menyeretnya ke depan regu tembak,” kata Ali Abdullah Saleh, Presiden Yaman.

Selain Al-Qaidah, Aden-Abyan Islamic Army diduga mendapat dukungan dari Supporters of Sharia (SOS), yang berbasis di London, dan Gemaat el-Islamy, yang bermarkas di Mesir.

* Suku Abida

Suku Abida adalah legenda kelam Yaman. Suku yang berjumlah 5.000 orang ini menjadi ikon dalam soal penculikan warga asing. Menurut data yang dirilis oleh Dinas Rahasia Amerika (CIA), sejak 1996 suku yang bermukim di Provinsi Mahrib ini telah menculik 157 warga asing. Mereka menukar nyawa para sandera dengan gelontoran dolar.

Pemerintah Yaman seperti kehabisan akal menghadapi suku liar ini. Padahal, beberapa tokoh suku Abida sempat mendekam di penjara pemerintah. “Tak banyak yang dapat diperbuat. Mereka hidup di kawasan tanpa hukum,” ujar Abdul Aziz Alsamudi, pakar sejarah Arab di Universitas Sana’a, Yaman.

Yang lebih merepotkan, suku Abida ternyata menjadi “pelindung” organisasi Al-Qaidah yang berbasis di Provinsi Mahrib. Miliuner Usamah bin Ladin, juragan besar Al-Qaidah, tahu benar kebutuhan suku liar itu. Pelbagai senjata dan makanan secara rutin dipasok oleh kaki tangan Usamah ke wilayah yang dikuasai suku Abida. Setidaknya, kata Abdul Aziz Alsamudi, Al-Qaidah mengucurkan US$ 10 juta tiap tahunnya untuk suku tersebut.

Dua pekan lalu, Sheik Muhsin bin Ali Muli, 54 tahun, pemimpin tertinggi suku Abida yang telah mendekam di penjara selama dua tahun, dibebaskan pemerintah Yaman. Pembebasan tersebut dilakukan dengan cara “tukar tambah” dengan keluarga Sheik Muhsin. Enam anak dan keponakan Sheik Muhsin menggantikan posisi sang Kepala Suku itu di penjara. Pemerintah Yaman meminta Sheik Muhsin agar memutuskan hubungan dengan Al-Qaidah dan tak lagi melakukan penculikan warga asing.

* Jihad Islam

Kelompok yang berbasis di Yaman Selatan dan Hedramaut ini memiliki 200 orang yang tergabung dalam “pasukan berani mati”. Pemerintah Yaman memastikan kelompok ini didanai oleh Usamah bin Ladin. Jihad Islam memiliki pelbagai senjata berat\mulai granat tangan, senjata AK47, hingga bazoka antihelikopter.

Sebenarnya, kelompok ini merupakan jaringan organisasi Jihad Islam yang bergerak di beberapa negara di kawasan Timur Tengah, seperti Mesir, Palestina, Lebanon, dan Sudan. Di Yaman sendiri, kelompok ini dipimpin oleh seseorang yang disebut-sebut sebagai Sheik Syaifullah (yang berarti “pedang Allah”). Sayangnya, profil tokoh Syaifullah itu tak jelas benar.

Seperti kelompok radikal lainnya, gerakan kelompok ini juga dikenal dalam soal menculik warga asing. Hingga kini, mereka telah menculik sekitar 60 warga asing di Yaman. Selain itu, Jihad Islam mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya sebuah helikopter militer pada Februari 1998 yang menewaskan 4 prajurit Yaman.

One Response

  1. Акции, распродажи, скидки в Беларуси. На нашем сайте вы можете узнать самые дешевые цена на любые товары в Гомеле , Минске, Бресте, Витебске, Могилеве http://vk.com/quelle_kupon_na_skidku_ianvar quelle купон на скидку январь
    adcadzxcafc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: