Setelah World Trade Rontok

* Selasa, 11 Sept 2001

8.45 AM American Airlines Flight 11 menabrak Tower Utara World Trade Center, New York. Terjadi kebakaran hebat dan gedung yang terdiri atas 110 lantai itu rata dengan tanah sekitar tiga menit setelahnya. 9.03 AM United Airlines Flight 175 menabrak Tower Selatan World Trade Center. Satu jam kemudian, gedung setinggi 1.353 kaki itu un rata dengan tanah.

9.30 AM Presiden George Bush menyatakan Amerika telah diserang teroris.

9.43 AM American Airlines Flight 77 jatuh di sisi barat Gedung Pentagon, Washington, DC. 10.10 AM United Airlines Flight 93 jatuh di Stony Creek, 80 mil dari Pittsburgh.

10.24 AM FAA mengalihkan semua penerbangan menuju Amerika ke Kanada. Wilayah udara Amerika menjadi zona larangan terbang.

3.55 PM Pihak Gedung Putih menyatakan Presiden George Bush selamat, tapi lokasinya tak bisa diberitakan.

6.00 PM Beberapa pejabat Amerika menyebut nama Osama bin Ladin, yang diperkirakan bermukim di Afghanistan, berada di belakang aksi penyerangan WTC dan Pentagon.

6.45 PM Presiden Bush tiba kembali di Gedung Putih dan segera melakukan pertemuan dengan pejabat terkait seperti Menteri Pertahanan, Jaksa Agung, dan Direktur FBI.

* Rabu, 12 Sept 2001

10.54 AM CNN melaporkan bahwa pihak keamanan mendengar percakapan telepon anggota Al Qaeda, organisasi yang dibiayai Osama bin Ladin. Mereka membicarakan soal target-target penyerangan di Amerika.

2.57 PM Pihak Gedung Putih menyebut pesawat yang jatuh di Pentagon sebenarnya akan menuju Gedung Putih.

3.40 PM Jaksa Agung John Ashcroft menyebut tiap pesawat dibajak oleh 3-6 orang. Beberapa di antaranya adalah lulusan sekolah terbang Huffman Aviation di Florida, AS. Para pembajak disebut-sebut hanya bersenjata pisau dan cutter.

4.00 PM Para duta besar NATO melakukan per-temuan di Brussels untuk membahas penanganan terorisme. Untuk pertama kalinya dalam sejarah NATO, dibuat kesepakatan untuk melawan teroris.

* Kamis, 13 Sept 2001

– Menteri Luar Negeri AS Colin Powell memastikan bahwa Osama bin Ladin masuk dalam jajaran tersangka.

– Beberapa insiden “kecil” menimpa warga muslim di Amerika. Pihak keamanan menjaga masjid dan wilayah permukiman Islam dengan ketat.

* Jumat, 14 Sept 2001

– Jajak pendapat menunjukkan 91 persen rakyat Amerika mendukung langkah Presiden Bush untuk membasmi terorisme secara proaktif. Kongres menyetujui pengucuran dana US$ 40 miliar. Amerika mulai menyiapkan perang dan memanggil 50 ribu pasukan cadangan.

– Pihak Taliban bersiap. “Kami akan mempertahankan negeri kami dengan segala cara,” kata Mullah Mohammad Omar, juru bicara Taliban.

– Juru bicara FBI Jim Margolin mengumumkan seorang ditangkap di New York dalam kaitan dengan “Tragedi WTC”. Orang yang sama ditahan di Bandar Udara Kennedy, New York, sehari sebelumnya karena menunjukkan surat izin terbang yang ternyata milik saudara laki-lakinya.

* Sabtu, 15 Sept 2001

– Mayor Mike Snyder, juru bicara Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (NORAD), mengaku menerima peringatan Federal Aviation Administration\yang mengatur lalu-lintas udara\bahwa sebuah pesawat dibajak. Dua pesawat F-15s terbang dari Pangkalan Otis di Massachusetts, dan dua dari Langley, Virginia. Keempatnya tak mampu menahan pesawat yang akhirnya ditabrakkan ke WTC.

– Pihak Taliban kembali memastikan bahwa Osama bin Ladin tak terlibat dalam kasus penyerangan WTC New York dan Pentagon.

– Departemen Kehakiman Amerika menyusun daftar 19 nama yang diidentifikasi sebagai pembajak.

+++

* American Airlines Flight 11
Jadwal penerbangan: Berangkat pukul 7.59 dari Bandara Logan, Boston, menuju Bandara Internasional Los Angeles.
Posisi jatuh: Pada pukul 8.45 menabrak Tower Utara WTC, New York. Sebanyak 92 orang tewas.
Spesifikasi pesawat:
Jenis: Boeing 757-200ER
Kapasitas penumpang: 255 orang
Kapasitas bahan bakar: 90.770 liter
Kecepatan maksimal: 530 mph

* United Airlines Flight 175
Jadwal penerbangan: Berangkat pukul 7.58 dari Bandara Logan, Boston, menuju Bandara Internasional Los Angeles.
Posisi jatuh: Pada pukul 9.03 menabrak Tower Selatan WTC, New York. Sebanyak 65 orang tewas.
Spesifikasi pesawat:
Jenis: Boeing 757-200ER Kapasitas penumpang: 255 orang
Kapasitas bahan bakar: 90.770 liter
Kecepatan maksimal: 530 mph

* American Airlines Flight 77
Jadwal penerbangan: Berangkat pukul 8.10 dari Bandara Dulles, Virginia, menuju Bandara Internasional Los Angeles.
Posisi jatuh: Pada pukul 9.43 jatuh di sisi barat Gedung Pentagon, Washington, DC. Sebanyak 64 orang tewas.
Spesifikasi pesawat:
Jenis: Boeing 757-200
Kapasitas bahan bakar: 42.680 liter
Kapasitas penumpang: 255 orang
Kecepatan maksimal: 530 mph

* United Airlines Flight 93
Jadwal penerbangan: Berangkat pukul 8.01 dari Bandara Newark, New Jersey, menuju Bandara Internasional San Francisco.
Posisi jatuh: Pada pukul 10.10 jatuh di Stony Creek, 80 mil dari Pittsburgh. Sebanyak 64 orang tewas.
Spesifikasi pesawat:
Jenis: Boeing 757-200
Kapasitas bahan bakar: 42.680 liter
Kapasitas penumpang: 255 orang
Kecepatan maksimal: 530 mph

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: