Bisa Mencopot Pejabat Polisi

KOMISI Kepolisian sudah dikenal di banyak negara. Di negeri maju, komisi ini merupakan lembaga independen yang bebas dari kekuatan eksekutif dan kepolisian.

Di Inggris, misalnya, ada Police Commission yang secara resmi memantau kinerja dan penyimpangan oleh aparat kepolisian. Mereka bisa mencopot pejabat polisi yang terbukti menyalahgunakan kekuasaan.

Di samping Police Commission, Inggris juga memiliki “komisi swasta” yang bernama Independent Police Complaints Commission (IPCC). Nah, IPCC kini justru lebih populer di masyarakat Inggris.

Selain lewat telepon, situs resmi IPPC (www.ipcc.gov.uk) juga menampung laporan masyarakat. Meski polisi Inggris dikenal sangat santun, setiap hari puluhan laporan masyarakat masuk ke IPCC.

Di beberapa negara berkembang, peran komisi kepolisian juga sudah lama. Tengok saja Filipina, yang memiliki National Police Commission (Napolcom). Komisi yang berdiri pada 1966 itu dipimpin tokoh sipil.

Napolcom memiliki kewenangan luas, mulai dari rekrutmen polisi, mengontrol perilaku polisi, hingga memikirkan kesejahteraan aparat hukum itu. Napolcom membuka akses via Internet kepada publik untuk melaporkan kejahatan yang dilakukan polisi. Situs resmi mereka, http://www.napolcom.gov.ph, tak pernah sepi pengunjung.

WARISAN UNTUK SANG JENDERAL

Segudang masalah menanti Komisaris Jenderal (Polisi) Sutanto, calon Kapolri yang baru. Pekerjaan rumah ini merupakan warisan era Kapolri Da’i Bachtiar. Berikut beberapa di antaranya:

KASUS PEMBUNUHAN MUNIR

Pada 7 September 2004, Indonesia digemparkan oleh kematian Munir, aktivis hak asasi manusia terkemuka. Munir, 40 tahun, tewas dalam penerbangan dengan maskapai Garuda dari Jakarta menuju Amsterdam. Tim dokter Belanda memastikan kematian Munir akibat racun arsenik. Polisi kini menetapkan tiga orang tersangka\Pollycarpus Budihari Priyanto (aviation security), Yeti Susmiyarti (pramugari), dan Oedi Irianto (awak kabin).
Continue reading

Segalanya, Demi Rumah Satu Miliar

RAUT muka Wulansari Hartono, 35 tahun, seperti kepiting rebus. Merah menahan amarah. Tak lama, suara tangis perempuan yang menjadi dokter gigi di Rumah Sa-kit Umum Karawang ini meledak. Wulan baru melakukan malpraktek? Bukan, ia tengah bersitegang dengan Ernesta Olivia dan Purnama Ginting, dua perempuan yang tinggal serumah dengannya. Soalnya sepele. Ernesta dan Purnama mencaci-maki Wulan gara-gara seonggok pakaian dalam Wulan di wastafel. Adegan seru itu terjadi pada tayangan Penghuni Terakhir yang disiarkan ANTV pekan lalu. Jutaan pemirsa televisi tiap malam larut dalam adegan demi adegan pada reality show itu.

Ceritanya, 14 orang, antara lain Wulan, Ernes, Juli, Asep, dan Alex, tinggal bersama di sebuah rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Mereka berkompetisi, saling menjegal dan menyebar intrik untuk menjadi penghuni terakhir di rumah tersebut. Nah, siapa pun yang mampu bertahan paling lama akan menjadi pemilik rumah yang bernilai Rp 1 miliar itu. Kalau berhasil, “Untuk mengganti rumah kami yang terbakar di Dili,” ujar Ernes.
Continue reading

Potret Perjalanan Duit Haram

SELUK BELUK TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PEMBIAYAAN TERORISME
Penulis: Prof. Dr. Sutan Remy Sjahdeini, S.H.
Penerbit: Pustaka Utama Grafiti, 2004
Tebal: 484 halaman

***

PENCUCIAN uang seperti korupsi, sebuah reputasi yang menorehkan aspal pada wajah Indonesia, surga bagi para pencuci uang. Sebuah vonis atau predikat yang meletakkan Indonesia di antara “surga-surga” lain: Cook Island, Guatemala, Myanmar, dan Nigeria.

Belakangan, kita tahu kasus Edy Santosa, bekas kepala pelayanan nasabah luar negeri Bank BNI Kebayoran. Ia terbukti mencairkan 37 letter of credit fiktif–tindakan yang merugikan negara Rp 1,7 triliun. Tapi inilah Seluk Beluk Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pembiayaan Terorisme, buku berjudul panjang dan berisi penjelasan panjang-lebar tentang anatomi pencucian uang. Boleh jadi ini sebuah buku terbaik-terlengkap berbahasa Indonesia yang mengulas topik itu.
Continue reading

Berlomba Mengejar ‘Hantu’

TAYANGAN misteri kini seperti menjadi tontonan wajib pemirsa televisi. Hampir semua stasiun televisi berlomba mengemas acara yang menabrak akal sehat ini secara atraktif. Ada tayangan yang mengusir “roh jahat”, ada pula yang cuma adu kuat dengan para makhluk dari “dunia lain”. Tapi tak semua tayangan berhasil menjerat pemirsa. Data dari Nielsen Media Research menunjukkan hanya segelintir program yang memiliki rating lumayan.
Continue reading

Sebuah Dunia, tanpa Hantu

RCTI menghentikan semua tayangan misteri dan seksual. Tapi stasiun televisi swasta lain malah jorjoran.

ADA yang berubah pada layar RCTI. MOP (Mbikin Orang Panik), sebuah acara reality show, kini tinggal sejarah. MOP telah makan korban: dipecatnya seorang anggota Kepolisian Sektor Kebon Jeruk (perkembangan terakhirnya, ia hanya dimutasi). Tapi menghilangnya MOP bukan satu-satunya perubahan di wajah RCTI.
Continue reading

Sebuah Dunia, tanpa Hantu

RCTI menghentikan semua tayangan misteri dan seksual. Tapi stasiun televisi swasta lain malah jorjoran.

ADA yang berubah pada layar RCTI. MOP (Mbikin Orang Panik), sebuah acara reality show, kini tinggal sejarah. MOP telah makan korban: dipecatnya seorang anggota Kepolisian Sektor Kebon Jeruk (perkembangan terakhirnya, ia hanya dimutasi). Tapi menghilangnya MOP bukan satu-satunya perubahan di wajah RCTI.
Continue reading